Diabetes Melitus

Tipssehat.org - Diabetes melitus adalah salah satu penyakit yang diderita karena tingginya kadar gula dala darah. Hal ini disebabkan oleh ketidak mampuan tubuh menghasilkan insulin yang cukup. Insulin merupakan zat yang dihasilkan oleh pankreas. Zat ini berfungsi sebagai penyerap gula atau glukosa dalam darah shingga jumlahnya dapat terkontrol. Namun, jika produksi insulin sudah berkurang atau bahkan terhenti akibatnya kadar gula darah sangat tinggi dan menyebabkan penyakit diabetes melitus.

Diabetes Melitus

Gejala awal yang muncul pada penderita diabetes ini antara lain:


  • Intensitas rasa haus bertambah bahkan bisa tiga kali lipat dari biasanya.
  • Sering merasa lapar yang tidak tertahan.
  • Berat badan semakin berkurang padahal sering makan dan tidak kehilangan nafsu makan.
  • Intensitas buang air kecil meningkat drastis namun pengeluarannya sedikit – sedikit.
  • Sering merasa pusing disertai mual.
  • Mudah lelah jika beraktivitas atau berolahraga.
  • Pandangan mata sering kabur. - Jika mengalami luka luar, sulit mengering. 

Faktor penyebab seseorang terkena penyakit diabetes melitus antara lain:

Keturunan Faktor keturunan sangat berpengaruh sebagai salah satu faktor besar terkena penyakit satu ini. Jika terdapat salah seorang keluarga pokok Anda yang mengidap diabetes melitus, maka Anda akan lebih berpotensi untuk terkena penyakit ini. Jadi, selalu waspada dan lakukan pencegahan sebelum terlambat.

Terinfeksi virus Diabetes melitus dapat menyerang manusia melalui virus. Jika daya ketahanan tubuh lemah dan virus berhasil masuk, maka virus tersebut dapat memicu pankreas kehilangan sel – selnya sehingga tidak dapat menghasilkan insullin dengan baik.

Gaya Hidup Gaya atau pola hidup pasti sangat berpengaruh pada kesehatan kita. Begitu pula dengan diabetes melitus, gaya hidup sangat berpengaruh. Gaya hidup yang buruk, dimulai dari makanan, kurang olahraga dan istirahat tidak teratur sangat memicu serangan penyakit berbahaya yang satu ini.

Pengobatan Diabetes Melitus diantaranya :

  • Pengaturan gaya hidup dengan diet karbo
  • Konsumsi Obat Hipoglekemik Oral (OHO) yang dapat dilakukan dalam jangka dua minggu
  • Pemberian Insulin dalam Tubuh yang dilakukan oleh tenaga medis

0 komentar

Post a Comment